Kamis, 17 April 2008

TRIK DAGANG DVD

TRIK DAGANG DVD


Akhir-akhir ini, isu penting dikalangan penggemar DVD adalah : soal tata suara DTS. Bila diterapkan pada peralatan yang memadai, yaitu pada perangkat bioskop rumahan lengkap dengan pengeras suara, teknologi tata suara terbaru ini dijamin dapat menambah kepuasan penonton. Istilahnya, suara film akan terdengar “tiga dimensi”.
Awas, jangan terjebak pada persoalan yang menjadi trik dagang ini. Seakan menikmati DVD tidak afdal tanpa DTS. Masalahnya, penggunaan system tata suara tertentu (seperti DTS) berhubungan dengan produksi sebuah film dari awalnya sehingga wajar saja jika tidak semua judul film menyediakannya.
Saat ini bias dipastikan semua pemutar bermerek terkenal sudah mampu “membaca” DTS. Secara fisik akan terlihat dengan adanya soket optical out atau koaksial. Namun, tetap harus diperhatikan ada pemutar yang mempunyai decoder DTYS didalam (built in) yang akan men-decode-nya. Hasilnya akan dikeluarkan melalui soket Analog 5.1.
Sementara ada pula pemutar yang tidak mempunyai decoder DTS. Proses DTS-nya akan diserahkan kepada decoder pada AV Receiver. Menurut sejumlah penggemar DVD. Untuk menghasilkan suara maksimal sebaiknya proses men-decode DTS dilakukan AV Receiver. Pemutar dengan recoder di dalam sebenarnya dapat langsung dihubungkan dengan pengeras suara tanpa Av Receiver. Namun tetap harus menggunakan power amplifier, karena sinyalnya lemah.
Nah untuk menguji DTS, putarlah cakram DVD yang mempunyai sistem tata suara ini. Jangan lekas percaya dengan cakram-cakram bajakan yang sembarang memajang logo DTS. Bila ingin yakin seratus persen, gunakan cakram khusus untuk demo DTS yang biasa disediakan penjual. Perhatikan, apakah suaranya benar-benar terpisah pada enam pengeras suara yang tersedia. Jika memang ya dan harganya cocok, kini tinggal bungkus saja.

Tidak ada komentar: